Tampilkan postingan dengan label astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label astronomi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Oktober 2014

Fenomena Bulan Darah



Gerhana bulan  merupakan peristiwa alam yang sering terjadi. Peristiwa gerhana bulan terjadi karena bulan tidak menerima sinar langsung dari matahari dikarenakan bulan tertutup oleh bumi. Jadi bulan yang berdiameter lebih kecil dari bumi tertutup secara penuh oleh bayangan bumi. Tetapi sebenarnya bulan tidak selalu akan menjadi hitam dan gelap pada saat gerhana terjadi, sebab cahaya matahari dapat dibelokkan oleh atmosfer bumi dan cahaya tersebut dapat terlihat di permukaan bulan. Spektrum cahaya yang dibelokkan dapat berwarna merah, jingga, dan juga warna coklat. Inilah sebabnya bulan dapat berwarna merah yang biasa disebut bulan darah (Blood Moon) . Fenomena bulan darah sebenarnya memiliki efek visual yang mirip dengan matahari pada saat terbenam.

Kamis, 16 Oktober 2014

Pengamatan Sepasang Bintang Langka Hasilkan Jarak yang Lebih Akurat ke Galaksi Terdekat - Fisika

Setelah melakukan pengamatan cermat selama hampir satu dekade, tim astronom internasional mengukur jarak ke galaksi tetangga kita, Large Magellanic Cloud, dengan hasil lebih akurat daripada sebelumnya. Pengukuran baru ini juga menambah pengetahuan kita tentang laju ekspansi alam semesta – Konstan Hubble – sekaligus menjadi langkah penting ke arah pemahaman sifat alam kemisteriusan energi gelap yang menyebabkan percepatan ekspansi. Tim riset menggunakan teleskop ESO di Observatorium La Silla, Chile, serta telekop-teleskop lainnya di seluruh dunia. Hasilnya dimunculkan dalam edisi 7 Maret 2013 jurnal Nature.